Senin, 18 Mei 2015

Bisnis Plan Keset Kain Limbah Pabrik



Pada awal tahun ini persaingan dalam dunia bisnis sangat ketat, karena peluang para pengusaha bukan hanya dari wilayah domestik melaikan dari manca Negara. Dengan perberlakuan kesepakatan Masyakarat Ekonomi ASEAN atau pasar bebas ASEAN mulai berlaku di tahun 2015 ini. Jika ingin tetap bisa bersaing, Indonesia harus berubah memiliki daya saing usaha. Karena daya saing beberapa sektor peluang usaha kita masih kalah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
Dengan mengandalkan limbah kain pabrik, kita dapat merubahnya menjadi peluang bisnis yang menguntungkan, yaitu menjadi sebuah keset rumah tangga, perkantoran, hotel dll.  Mengiat keset yang digunakan disetiap ruangan menjadikan peluang ini sangat besar,  karena bukan hanya digunakan pada sektor rumah tangga, melaikan hotel, perkantoran, dan gedung – gedung memerlukan keset untuk media kebersihan lantai, sehingga hampir 90 % bangunan memerlukan keset. Maka dapat disimpulkan ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan dalam sektor pasar di Indonesia bahkan luar negeri.

Pangsa Pasar atau Konsumen
Di setiap lingkungan rumah tangga, hotel, dan gedung – gedung memerlukan media kebersihan lantai seperti keset. Dari kalangan rumah sederhana hingga gedung mewah menggunakan keset, maka sasaran pasar keset sangat luas mencakup berbagai kalangan ruangan bangunan. Kita dapat membuat pola motif keset menjadi menarik, dengan motif tokoh kartun, hewan, dan tulisan. Dengan keset yang kita buat lebih inovatif dan memiliki nilai seni arsitektur, menjadikan keset ini semakin diminati konsumen dengan daya tarik kreasi pada motifnya.

Memulai Bisnis Keset
Dalam memulai usaha keset, kita harus mencari sebuah pabrik tekstil yang memiliki kain sisa potong untuk dapat kita gunakan sebagai bahan utama pembuatan keset, serta dengan menjalin kerjasama dalam pengolahan limbah kain sisa potong, dan kita harus menggunakan mesin jahit dalam membuat keset, serta mengetahui pola dasar yang kreatif dan inovatif dalam membuat keset.

Keuntungan Bisnis Keset
Hampir 90 % bangunan memerlukan keset, maka dapat disimpulkan ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan dalam sektor pasar di Indonesia bahkan luar negeri. Dengan membuat motif keset yang lebih inovatif menjadikan produk keset lebih dapat diminati oleh kosumen, sehingga daya tarik produk keset semakin tinggi dengan mencakup berbagai kalangan, dari kalangan bawah hingga kalangan atas.


Kendala Bisnis Gadget
Dalam menjalankan bisnis produk keset tentunya memerlukan modal usaha yang tidak sedikit, karena kita harus mepersiapkan peralatan alat kerja seperti mesin jahit, dan karyawan apabila usaha kita semakin berkembang. Dan dalam persaingan produk keset, kita harus mempelajari pola motif gambar yang sedang booming di pasaran dan mengetahui trend motif keinginan konsumen. Sehingga produk dapat lebih diminati oleh kunsumen.

Strategi Pemasaran
Pemasaran sangat mudah kita lakukan, cukup dengan menawarkan produk keset kita ke ruko – ruko, pasar tradisional, dan pasar modern. Selain itu kita dapat menjual produk kita melalui jejaring sosial seperti facebook, web jual beli online, bahkan membuat blog pribadi usaha keset. Sehingga penjulan tidak terhalang oleh lokasi penjualan tertentu, hingga dapat mencakup pasar domestik bahkan luar negeri. Dengan memiliki blog pribadi kita dapat mempromosikan produk keset dengan motif terbaru dan berbagai penawaran yang menarik.
Selain itu dalam bisnis keset ini, kita harus giat mencoba berbagai motif dengan megikuti pelatihan khusus atau mengikuti seminar tata cara membuat pola menjahit, sehingga daya saing motif keset lebih diminati dan berpeluang mendapatkan omset yang lebih besar.

Kunci Sukses
Kita harus menanamkan kegigihan dan ketekunan dalam usaha bisnis ini, dengan giat berlatih membuat motif yang diminati mengkuti trend pasar, dan menawarkan harga yang relatif bersaing. Sehingga pangsa pasar akan semakin luas terbuka lebar.

Analisa Ekonomi

Asumsi
- Produksi Keset sebanyak 3.000 Pcs
- Proses produksi dilakukan di rumah, tanpa menyewa tempat usaha

Modal awal
Mesin jahit (@ Rp 800.000 x 3 buah)                         Rp 2.400.000
Etalase                                                                   Rp    800.000
Peralatan produksi (jarum, benang, gunting, dll)          Rp    700.000   +
                                                                 Total      Rp 3.900.000

Biaya Penyusutan
Peralatan mengalami penyusutan, setelah masa pemakaian sebagai berikut :
Mesin jahit : 1/36 bulan x Rp 2.400.000                      Rp 66.700
Etalase : 1/36 bulan x Rp 800.000                              Rp 22.200
Peralatan produksi : 1/12 bulan x Rp 700.000              Rp 58.300     +
Total penyusutan                                                      Rp 147.200

Biaya produksi per bulan
Bahan baku (potongan kain, benang, aksesoris)          Rp 6.000.000
Gaji tenaga borongan (Rp 700.000,00 x 5 orang)          Rp 3.500.000
Biaya listrik dan telepon                                             Rp    400.000
Biaya transportasi dan jasa pengiriman barang             Rp 1.300.000
Biaya promosi                                                           Rp    300.000
Biaya penyusutan peralatan                                        Rp    147.200     +
                                                                    Total     Rp 11.647.200

Omset per bulan
Penjualan boneka : @ Rp 8.000 x 3.000 buah       =      Rp 24.000.000

Laba bersih per bulan
Rp 24.000.000 - Rp 11.647.200                            =      Rp 12.352.800

Return of Investment (ROI)
(modal awal + biaya produksi) : laba bersih per bulan ± 2 bulan
Pada contoh Bisnis Plan Keset ini semoga dapat menjadi inspirasi buat kita dalam mengembangkan bisnis usaha rumahan, sehingga dapat ikut membatu memberikan lapangan pekerjaan untuk orang lain, dan memberikan keuntungan buat kita pribadi. Mulailah menjadi bos, dengan berani mencoba peluang usaha yang kita kelola sendiri.

Sabtu, 19 Oktober 2013

REAKSI REAKSI KIMIA

        REAKSI  KIMIA


   Reaksi kimia yaitu proses alam yang dapat
menghasilkan perubahan senyawa kimia,  dengan
melibatkan pergerakan elektron dalam pembentukan
dan pemutusan Ikatan kimia. Dan senyawa awal
yang terlibat dalam reaksidisebut sebagai reaktan.
  • Dalam pengelompokan reaksi dibagi menjadi
empat reaksi dasar  :
1.  Sintesis
2.  Dekomposisi
3.  Penggantian Tunggal
4.  Penggantian Ganda



1. SINTESIS
Merupakan reaksi kombinasi langsungdengan dua atau lebih senyawa sederhana
bergabung membentuk sebuah senyawa baru yang lebih kompleks
Selain itudua reaktan atau lebih yang bereaksi menghasilkan satu produkmerupakan salah
satu cara untuk mengetahui bahwa itu adalah reaksi sintesis.
  
Contoh dari reaksi sintesis :
※ Gas hidrogen bergabung dengan gas oksigen yang hasilnya menjadi air.
※ Gasnitrogen bergabung dengan gas hidrogen akan membentuk amoniak,
dengan persamaan reaksi:    N2 + 3 H2 → 2 NH3si 


2. dekomposisi
Reaksi dekomposisi atau analisis adalah merupakan kebalikan dari reaksi sintesis.
Yaitu Sebuah senyawa yang lebih kompleks akan dipecah menjadi senyawa yang lebih
sederhana
 
Contoh dari reaksi dekomposisi :
✦  Molekul air yang dipecah menjadi gas oksigen dan gas hidrogen,
dengan persamaan reaksi:    H2O → 2 H2 + O2


3. Penggantian tunggal
Pada reaksi penggantian tunggal atau disebut substitusiyaitu sebuah elemen tunggal yangmenggantikan elemen tunggal lainnya di suatu senyawa.

Contoh dari reaksi penggantian tunggal :
• Logam natrium yang bereaksi dengan asam klorida akan menghasilkan natrium klorida atau garamdapurdengan persamaaan reaksi:    Na(s) + 2 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + H2(g)


4. Penggantian ganda

Dalam reaksi penggantian gandadua senyawa saling berganti ion atau ikatan untuk membentuksenyawa baru yang berbeda. Hal ini terjadi ketika kation dan anion dari dua senyawa yang berbedasaling berpindah tempatdan membentuk dua senyawa baru.

Contoh dari reaksi penggantian ganda :
 ※  Timbal(II) nitrat bereaksi dengan kalium iodida untuk membentuk timbal(II) iodida dan kalium nitrat, dengan persamaan reaksi:    Pb(NO3)2+2 KI→PbI2+ 2 KNO3
※  Natrium klorida (garam dapur) bereaksi dengan perak nitrat membentuk natrium nitrat dan perak klorida, dengan persamaan reaksi:   NaCl(aq) + AgNO3(aq) → NaNO3(aq) + AgCl(s)